Pendampingan Strategi Retensi Karyawan melalui Penerapan Human Resource Accounting pada UKM Toko Ani Kebun Cengkeh Kota Ambon

Authors

  • Rita J D Atarwaman Universitas Pattimura
  • Rinaldi Rumodar Universitas Pattimura
  • Devina A Ibrahim Universitas Pattimura

Keywords:

Human Resource Accounting, Retensi Karyawan, UKM, Aset SDM, Biaya Historis

Abstract

Kegiatan pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk mengatasi fenomena "titik buta" (blind spot) dalam penilaian aset sumber daya manusia (SDM) pada Usaha Kecil dan Menengah (UKM) melalui implementasi praktis Human Resource Accounting (HRA). Mitra kegiatan adalah Toko Ani di kawasan sentra ekonomi Kebun Cengkeh, Kota Ambon, yang mengalami kendala dalam memandang karyawan sebagai aset investasi serta dalam merumuskan strategi retensi berbasis data. Metode yang digunakan adalah pendampingan partisipatif dengan pendekatan deskriptif-kuantitatif, menerapkan metode biaya historis untuk mengukur nilai investasi SDM. Hasil rekonstruksi data menunjukkan bahwa karyawan senior (masa kerja 5 tahun) memiliki total beban efektif lebih rendah (Rp2.855.000) dibandingkan karyawan junior (Rp2.925.000) pada bulan pertama, karena biaya akuisisi, pelatihan, dan inefisiensi yang signifikan pada karyawan baru. Temuan ini berhasil mengubah paradigma mitra dari memandang karyawan sebagai beban menjadi aset strategis. Sebagai tindak lanjut, dirumuskan strategi retensi sederhana berupa insentif berbasis kinerja dan kompensasi non-finansial. Kegiatan ini menyimpulkan bahwa penerapan HRA dapat membuka wawasan pemilik UKM tentang nilai ekonomis SDM dan menjadi dasar perumusan kebijakan retensi yang lebih efektif dan berkelanjutan.

Downloads

Published

2026-01-08

How to Cite

Atarwaman, R. J. D., Rumodar, R., & Ibrahim, D. A. (2026). Pendampingan Strategi Retensi Karyawan melalui Penerapan Human Resource Accounting pada UKM Toko Ani Kebun Cengkeh Kota Ambon. Neraca: Jurnal Ekonomi, Manajemen Dan Akuntansi, 3(7), 882–886. Retrieved from https://jurnal.researchideas.org/index.php/neraca/article/view/1849