PERBANDINGAN RISIKO TERJADINYA PENYAKIT INFEKSI KULIT BERDASARKAN PHBSDI PESANTREN WILAYAH KERJA PUSKESMAS RONGA-RONGA KABUPATEN BENER MERIAH TAHUN 2023

Authors

  • Dinda Humaira Universitas Malikussaleh
  • Harvina Sawitri Harvina Sawitri Universitas Malikussaleh
  • Wizar Putri Mellaratna Universitas Malikussaleh

Keywords:

PHBS, Skabies, Pitiriasis Versikolor, Dermatofitosis, Pesantren

Abstract

Background: Kulit merupakan organ paling luar yang langsung berinteraksi dengan lingkungan hidup manusia. Indonesia, sebagai daerah tropis dengan suhu dan kelembaban tinggi, memiliki risiko tinggi terkena penyakit kulit. Salah satu faktor risiko utama adalah kurangnya Penerapan Hidup Bersih dan Sehat (PHBS), yang dapat memicu timbulnya penyakit kulit seperti skabies, pitiriasis versikolor, dan dermatofitosis. Objective: Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi perbandingan risiko terjadinya penyakit infeksi kulit berdasarkan tingkat PHBS di pesantren di Wilayah Kerja Puskesmas Ronga-Ronga, Kabupaten Bener Meriah, tahun 2023. Methods: Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif analitik dengan menggunakan pendekatan kasus kontrol, dan pengambilan sampel dilakukan dengan metode purposive sampling. Total 120 sampel terlibat dalam penelitian ini, terdiri dari 60 responden kasus dan 60 responden kontrol. Results: Hasil analisis statistik menggunakan uji chi-square menunjukkan bahwa nilai p-value (<0,05), menunjukkan adanya hubungan signifikan antara kejadian penyakit infeksi kulit seperti skabies dan pitiriasis versikolor dengan tingkat PHBS. Namun, pada kasus dermatofitosis, nilai p-value (>0,05) menunjukkan tidak adanya hubungan signifikan antara dermatofitosis dengan tingkat PHBS. Terdapat perbedaan tingkat odd ratio antara tingkat PHBS yang dikategorikan cukup dan kurang terhadap penyakit skabies, pitiriasis versikolor, dan dermatofitosis. Odd ratio berturut-turut sebesar 8,0 kali, 7,0 kali, dan 4,0 kali dibandingkan dengan tingkat PHBS yang dikategorikan baik.  Conclusion: Hasil penelitian ini memberikan gambaran bahwa tingkat PHBS yang kurang atau cukup dapat meningkatkan risiko terjadinya penyakit infeksi kulit pada pesantren di wilayah tersebut.

Downloads

Published

2025-03-25

How to Cite

Humaira, D., Harvina Sawitri , H. S., & Mellaratna , W. P. (2025). PERBANDINGAN RISIKO TERJADINYA PENYAKIT INFEKSI KULIT BERDASARKAN PHBSDI PESANTREN WILAYAH KERJA PUSKESMAS RONGA-RONGA KABUPATEN BENER MERIAH TAHUN 2023. Seroja Husada: Jurnal Kesehatan Masyarakat, 2(3), 65–73. Retrieved from https://jurnal.researchideas.org/index.php/husada/article/view/811