FAKTOR-FAKTOR YANG BERHUBUNGAN DENGAN KEJADIAN PREEKLAMPSIA BERAT PADA IBU BERSALIN DI RSUD H ABDUL AZIZ MARABAHAN

Authors

  • Dewie Ellyani Poltekkes Kemenkes Banjarmasin
  • Yuniarti Yuniarti Poltekkes Kemenkes Banjarmasin
  • Zakiah Zakiah Poltekkes Kemenkes Banjarmasin
  • Hapisah Hapisah Poltekkes Kemenkes Banjarmasin

Keywords:

Umur, Paritas, Riwayat Hipertensi, Kejadian Preeklamsi Berat

Abstract

Latar belakang: Berdasarkan data di RSUD H Abdul Aziz Marabahan menunjukkan bahwa ibu bersalin yang mengalami PEB pada tahun 2023 dan 2024 sebanyak 215 orang dan eklampsia sebanyak 8 orang. Tujuan: Menganalisis Faktor-Faktor Yang Berhubungan Dengan Kejadian Preeklampsia Berat Pada Ibu Bersalin di RSUD H Abdul Aziz Marabahan. Metode: Penelitian ini merupakan penelitian analitik dengan desain penelitian case control. Sampel dalam penelitian ini adalah Sampel sebagai kasus (case) adalah semua ibu bersalin yang mengalami kejadian PEB sebanyak 215 dan sampel sebagai kontrol (control) adalah semua ibu bersalin tidak mengalami PEB sebanyak 215. Total sampel 430 dengan perbandingan rasio kelompok kasus dan kelompok kontrol 1:1. Penelitian ini menggunakan teknik random sampling. Variabel yang diteliti pada penelitian ini adalah umur, paritas, riwayat hipertensi dan kejadian PEB. Data dianalisis dengan univariat dan bivariat menggunakan uji chi square. Hasil: Ada hubungan umur dengan kejadian PEB dengan nilai ρ value = 0,001, ada hubungan paritas dengan kejadian PEB dengan nilai ρ value = 0,000 dan ada hubungan riwayat hipertensi dengan kejadian PEB dengan nilai ρ value = 0,000. Kesimpulan: Bagi ibu hamil agar melakukan ANC secara teratur di pelayanan kesehatan dan mencari informasi yang akurat sehingga dalam masa kehamilan sampai dengan persalinan tidak terjadi komplikasi

Downloads

Published

2025-08-05

How to Cite

Ellyani, D., Yuniarti , Y., Zakiah , Z., & Hapisah , H. (2025). FAKTOR-FAKTOR YANG BERHUBUNGAN DENGAN KEJADIAN PREEKLAMPSIA BERAT PADA IBU BERSALIN DI RSUD H ABDUL AZIZ MARABAHAN. Seroja Husada: Jurnal Kesehatan Masyarakat, 2(3), 537–550. Retrieved from https://jurnal.researchideas.org/index.php/husada/article/view/1561