ANALISIS FAKTOR YANG BERHUBUNGAN DENGAN KEJADIAN BBLR DI UPTD PUSKESMAS LEPASAN TAHUN 2024

Authors

  • Rina Juniarti Poltekkes Kemenkes Banjarmasin
  • Rafidah Poltekkes Kemenkes Banjarmasin
  • Suhrawandi Poltekkes Kemenkes Banjarmasin
  • Erni Yuliastuti Poltekkes Kemenkes Banjarmasin

Keywords:

BBLR, Umur, Paritas, Anemia

Abstract

Latar Belakang: Berat Berat Lahir Rendah (BBLR) merupakan faktor utama dalam peningkatan mortalitas, morbiditas dan disabilitas neonatus, bayi dan anak serta menimbulkan dampak jangka panjang terhadap kehidupan di masa depan. Kasus BBLR di Kabupaten Barito Kuala pada tahun 2023 sebanyak 300 kasus (7,14%). Di UPTD Puskesmas Lepasan terdapat kasus BBLR setiap tahunnya, pada tahun 2022 sebanyak 19 kasus (10,16%) dan 16 kasus (10,45%) pada tahun 2023. Tujuan: Untuk mengetahui hubungan umur, paritas dan anemia dengan kejadian BBLR di UPTD Puskesmas Lepasan. Metode: Penelitian ini menggunakan desain survei analitik dengan pendekatan cross sectional. Teknik sampling yang digunakan adalah sampling jenuh pada semua ibu bersalin yang berjumlah 145 orang. Analisa data menggunakan uji Chi Square. Hasil: Berdasarkan hasil penelitian sebanyak 21 ibu bersalin (14,5%) mengalami kelahiran BBLR, sebagian besar ibu bersalin pada kategori umur tidak berisiko sebanyak 93 (64,1%), sebagian besar ibu bersalin pada kategori paritas berisiko sebanyak 77 (53,1%), dan sebagian besar ibu bersalin pada kategori tidak anemia sebanyak 97 (66,9%). Berdasarkan hasil uji Chi Square terdapat hubungan antara umur (p value 0,000), paritas (p value 0,003), dan anemia (p value 0,000) dengan kejadian BBLR. Kesimpulan:

Kejadian BBLR di UPTD Puskesmas Lepasan dipengaruhi oleh umur, paritas dan anemia.

Downloads

Published

2025-08-05

How to Cite

Rina Juniarti, Rafidah, Suhrawandi, & Erni Yuliastuti. (2025). ANALISIS FAKTOR YANG BERHUBUNGAN DENGAN KEJADIAN BBLR DI UPTD PUSKESMAS LEPASAN TAHUN 2024. Seroja Husada: Jurnal Kesehatan Masyarakat, 2(3), 528–554. Retrieved from https://jurnal.researchideas.org/index.php/husada/article/view/1558