GAMBARAN PENGGUNAAN ALAT KONTRASEPSI DALAM RAHIM (AKDR) PASCA PLASENTA BERDASARKAN KARAKTERISTIK IBU TAHUN 2022 - 2023

Authors

  • Ni Wayan Kassriyanti Poltekkes Kemenkes Denpasar
  • I Nyoman Wirata Poltekkes Kemenkes Denpasar
  • Ni Luh Putu Sri Erawati Poltekkes Kemenkes Denpasar

Keywords:

Kontrasepsi, AKDR Pasca Plasenta, Ibu Bersalin

Abstract

Pertumbuhan penduduk yang pesat di Indonesia menjadi tantangan serius. Pemerintah dalam mencegah ledakan penduduk membentuk program Keluarga Berencana (KB), dalam program ini terdapat metode kontrasepsi Alat Kontrasepsi Dalam Rahim (AKDR) pasca plasenta, merupakan salah satu metode kontrasepsi yang mudah, efektif dan memiliki efek samping rendah. Penelitian ini bertujuan untuk menggambarkan penggunaan (AKDR) pasca plasenta di UPTD Puskesmas I Dinas Kesehatan Kecamatan Denpasar Timur tahun 2022–2023 berdasarkan karakteristik ibu yaitu usia, paritas, tingkat pendidikan, pekerjaan, dan riwayat penggunaan kontrasepsi terdahulu. Desin penelitian deskriptif kuantitatif, menggunakan data sekunder rekam medis ibu melahirkan. Besar sampel yang ditentukan menggunakan rumus Slovin sebanyak  123 orang diambil secara purposive sampling. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa 29 (23,6%) ibu melahirkan menggunakan AKDR pasca plasenta. sebagian besar ibu berumur 20-35 tahun yaitu sebanyak  22 orang (20,4%), multipara sebanyak 16 orang (23,5%), memiliki tingkat pendidikan menengah banyak 15 orang (18,5 %), tidak bekerja sebanyak 15 orang (25,9%).dan yang memiliki riwayat kontrasepsi sebelumnya sebanyak 12 orang (23,4%). Kesimpulan proporsi ibu yang menggunakan AKDR pasca plasenta hanya seperempat dari seluruh ibu yang bersalin.

Downloads

Published

2025-05-26

How to Cite

Kassriyanti, N. W., Wirata, I. N., & Erawati, N. L. P. S. (2025). GAMBARAN PENGGUNAAN ALAT KONTRASEPSI DALAM RAHIM (AKDR) PASCA PLASENTA BERDASARKAN KARAKTERISTIK IBU TAHUN 2022 - 2023. Seroja Husada: Jurnal Kesehatan Masyarakat, 2(3), 216–224. Retrieved from https://jurnal.researchideas.org/index.php/husada/article/view/1046